Anak Buruh Masak Ini Raih Kuliah Gratis di UGM, Cita-Citanya Besar

Foto: Anak Buruh Masak Ini Raih Kuliah Gratis di UGM, Cita-Citanya Besar



Inilah cita-cita besar Deki Putra Ananda, anak buruh masak yang mampu berjuang mendapatkan kuliah gratis di UGM.

Kanal247.com - Niat yang sungguh-sungguh dan perjuangan yang gigih membuat Deki Putra Ananda mampu melanjutkan studi ke perguruan tinggi, meskipun biayanya tak murah dan ia berada di tengah himpitan ekonomi. Tak tanggung-tanggung, Deki bahkan berhasil masuk ke kampus favorit dan idaman, yakni Perguruan Tinggi (PTN) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Deki merupakan anak dari keluarga yang tak punya. Ibundanya, Asrida, hanyalah buruh masak di seuah rumah makan Padang. Keseharian perempuan berusia 57 tahun itu tak pernah jauh dari bumbu dapur.

Asrida bersama anak-anaknya tinggal di pondok sederhana peninggalan orang tua di Jorong Tiga Batur, Nagari Sungai Tarab, Tanah Datar, Sumatera Barat. Di rumah kayu berukuran sekitar 4x6 meter dan beratapkan seng inilah Asrida membesarkan keempat anaknya dengan penuh perjuangan.


Asrida merupakan tulang punggung keluarga bagi keempat anaknya, termasuk Deki yang merupakan anak bungsu. "Anak pertama lulusan SD, kedua SMP, ketiga SMA. Alhamdulillah ini si bungsu bisa lanjut kuliah di UGM," ungkap Asrida dilansir dari laman UGM, Rabu 14 Juni 2017.

Deki berhasil diterima di program studi Elektronika dan Instrumentasi (ELINS) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) melalui jalur undangan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Melalui jalur ini, Deki dibebaskan dari biaya kuliah di UGM hingga delapan semester.

"Bersyukur sekali akhirnya apa yang diimpikan Deki bisa terwujud. Soalnya sejak kecil Deki sudah ingin kuliah, tapi saya tidak memperbolehkan karena biayanya banyak. Saya tidak sanggup," ungkap Asrida yang setiap minggunya mendapat penghasilan Rp175 ribu dari memasak.

Usai lulus dari UGM nanti, bungsu kelahiran 15 Juni 1998 itu bertekad akan meraih cita-citanya sebagai insinyur. Deki mengaku sangat terinspirasi dari tokoh besar Indonesia, BJ Habibie. "Bapak Habibie merupakan sosok idola saya. Kalau Pak Habibie dari ITB, maka saya ingin menjadi penerus Habibie dari UGM," ujar Deki penuh harap.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel