Salut, Penjual Cilok Keliling di Filipina Ini Bisa Sekolahkan Empat Putrinya Sampai Perguruan Tinggi

Foto: Salut, Penjual Cilok Keliling di Filipina Ini Bisa Sekolahkan Empat Putrinya Sampai Perguruan Tinggi



Pernah dipandang rendah, penjual cilok keliling ini sukses membuat anaknya jadi sarjana.

Kanal247.com - Kemiskinan menjadi masalah yang berkembang dan harus dihadapi sebagian orang di Filipina. Anak-anak dan orang tua dapat terlihat mengemis untuk makanan dan uang karena semakin sulit bertahan hidup setiap hari. Dan karena pendidikan bisa sangat mahal, banyak orang Filipina memilih untuk bekerja begitu mereka lulus dari sekolah menengah atas.

Tapi, pekerjaan kasar yang dilakukan oleh seorang bapak ini, dapat mengubah stigma bahwa orang miskin tak bisa menyekolahkan anaknya sampai sarjana. Setidaknya dia bisa membawa makanan ke meja makan, dan bisa mengirim anak-anaknya ke perguruan tinggi. Sebuah kemewahan yang belum tentu dialami orang-orang berduit.

Girlie Versoza, anak dari bapak tersebut, tumbuh dalam kemiskinan. Kedua orang tuanya hanya penjual cilok keliling, yang bekerja keras untuk menyekolahkannya dengan saudara-saudara perempuannya.

Dia sering menjadi sasaran ejekan dan intimidasi teman sekelas di sekolahnya hanya karena menjadi anak perempuan seorang penjual cilok keliling. Tapi dia tidak membiarkan bullying menjadikannya ciut. Dia belajar keras dan lulus dari sekolah menengah sebagai salutator.

Dia menceritakan betapa sulit bagi orang tuanya untuk menyekolahkannya beserta para saudara kandungnya. Tapi, itu bisa berhasil melalui kerja keras. Menurut Girlie, orang tuanya rela berkeliling hanya untuk bisa menjual makanan dan menghasilkan uang. Tidak masalah apakah hujan atau panas terik. Orang tua Girlie selalu memastikan untuk menjual cukup banyak cilok, agar dapat bisa menyekolahkan anak-anaknya.

Kini, saat Girlie telah menyelesaikan kuliahnya dan mendapat gelar sarjana, dia mengucapkan terima kasih kepada kedua orang yang telah membuat semuanya menjadi mungkin baginya dan ketiga saudara perempuannya.

Dia meraih gelarnya dengan mengatakan: "Dahil sa Fishball natapos Akong mag-aral ... Pada yun ay hindi nilalagyan ng LANG (Karena 'cilok ikan' saya bisa menyelesaikan kuliah ... dan kata "hanya" tidak boleh ditambahkan ke itu."

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel