Skull and Bones
Bahkan ada tokoh terkenal yang menjadi anggota dalam perkumpulan rahasia ini.
Salah satu anggota perkumpulan rahasia universitas Yale, Skull and Bones, adalah George W. Bush. Ia menulis dalam buku otobiografinya, A charge to keep, bahwa ia bergabung di Skull and Bones saat semester akhir di kampusnya. Skull and Bones didirikan pada tahun 1832 oleh mahasiswa Yale bernama William Huntington Russel. Ia berasal dari sebuah keluarga kaya yang mendapatkan hartanya dari bisnis perdagangan opium. Perkumpulan ini disebut memiliki keterkaitan dengan okultisme dan menggunakan kepala orang mati atau tengkorak sebagai lambangnya.
Perkumpulan rahasia ini kabarnya dibentuk sebagai simbol perlawanan terhadap arus politik di Amerika ketika itu. Saat itu beredar sentimen anti freemasonry yang sangat kuat. Partai anti mason didirikan dan banyak politikus berkampanye untuk melarang aktifitas Freemasonry. Dari perkumpulan ini, para bonesmen dilahirkan dan dipersiapkan untuk menjadi para pemimpin Amerika di masa datang. Itulah mengapa perkumpulan rahasia ini dianggap sebagai perkumpulan rahasia paling berpengaruh di Amerika.
Misteri yang menyelimuti Skull and Bones adalah hubungan mereka dengan Central Inteligency Agency (CIA). Menurut para penganut teori konspirasi, Skull and Bones berada di balik pendirian organisasi intelijen ini. Dugaan ini didasarkan fakta kalau beberapa pendiri CIA adalah bonesmen. George H.W. Bush sebelum menjabat presiden Amerika ke-41 juga pernah menjabat sebagai kepala CIA.
- Halaman Utama
- :
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5






