Ronal Surapradja Akui Jadi Saksi Hidup Ganasnya Narkoba
Ronal Surapradja mengajak kaum millenial untuk menjauhi narkoba hingga beberkan pengalaman pribadi sahabatnya.
Kanal247.com - Baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan penangkapan penyanyi Zul Zivilia. Pelantun lagu “Aishiteru” itu kini tengah terancam hukuman mati lantaran kasus pengedaran narkoba yang menjeratnya. Banyaknya publik figur Tanah Air yang terjerat barang haram itu menjadikan Indonesia kini berada dalam kondisi darurat narkoba.
Rupanya aktor sekaligus pelawak Ronal Surapradja turut prihatin dengan hal ini. Melalui acara jalan sehat Deklarasi Anti Narkoba "Hidup Sehat dan Terhormat Tanpa Narkoba" di Riau, Ronal mengajak kaum millenial untuk menjauh dari ancaman bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang itu.
Komedian asal Bandung ini juga membagikan kisah pilu yang pernah ia alami terkait dengan penggunaan narkotika. Bukan sebagai pengguna maupun pengedar, Ronal menceritakan kisahnya sebagai saksi hidup yang mengetahui ganasnya efek penyalahgunaan narkoba.
Seperti dilansir dari Liputan6, kepada semua peserta jalan sehat, Ronal mengaku memiliki dua sahabat yang meninggal lantaran menggunakan obat-obatan terlarang itu. Pemain film “Janji Joni” ini juga memahami bahaya penggunaan narkoba bukan hanya terhadap si pemakai tapi juga lingkungan sekitarnya.
“Saya menjadi saksi, bagaimana ganasnya narkoba ini. Dua sahabat saya mati gara-gara kecanduan narkoba,” ujar pengisi acara “Extravaganza” ini. “Karena pecandu narkoba pasti menjadi kriminal, dia awalnya menjual semua barang miliknya lalu berubah menjadi pencuri dan menghalalkan semua cara untuk membeli narkoba.”
Acara jalan sehat itu merupakan upaya untuk menggalakkan aksi jauhi narkoba yang diadakan oleh Gerakan Nasional Anti Narkoba (GRANAT), Kepolisian Republik Indonesia khususnya Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri), Direktorat Tindak Pidana Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Gubernur dan Masyarakat Riau. “Sampai saat ini, sudah tercatat 30 orang anak bangsa yang meninggal sia-sia karena narkoba. Untuk satu tahun, terhitung 11 ribu orang mati sia-sia dan 2,5 persen penduduk Indonesia menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” tegas Komjen Pol (Purn) Togar Sianipar.
Melalui acara tersebut, Ronal mengajak masyarakat Riau, khususnya generasi millenial untuk tidak menggunakan narkoba. Generasi muda dianggap menjadi sasaran empuk bagi para pengedar obat terlarang itu. Dengan Jargon “Narkoba No, Prestasi Yes”, Togar Sianipar juga mengajak kaum muda untuk hidup sehat tanpa narkoba.






