Sempat Menjadi Perdebatan, 'Kim Ji Young, Born 1982' Berhasil Raih 2 Juta Penonton
Pada Sabtu (2/11) pukul 7 pagi waktu Korea Selatan, 'Kim Ji Young, Born 1982' secara resmi melampaui 2 juta penonton bioskop. Hal tersebut merupakan sebuah prestasi membanggakan karena dapat menyamai film ternama Hollywood.
Kanal247.com - Pada Sabtu (2/11), pukul 7 pagi waktu Korea Selatan, "Kim Ji Young, Born 1982" secara resmi melampaui 2 juta penonton bioskop. Film yang awalnya dirilis pada 23 Oktober lalu ini, menandakan jika sukses meraih rekor hanya dalam 11 hari penayangan.
Hal tersebut tentu saja menjadi tonggak sejarah baru yang diraih oleh film bergenre drama. Rekor yang sama dicapai oleh film aksi langsung Disney "Aladdin" (yang sejak itu telah mengumpulkan total 12.551.456 penonton bioskop).
"Kim Ji Young, Born 1982" juga mencapai angka 2 juta lebih cepat daripada film populer "Bohemian Rhapsody" yang membutuhkan waktu 14 hari untuk mencapai tonggak sejarah. Serta film 2011 ''Punch'' yang diperankan oleh Yoo Ah In. Film ''Punch'' yang diadaptasi dari novel terlaris itu, membutuhkan waktu 16 hari untuk mencapai prestasi yang sama dengan ''Kim Ji Young, Born 1982''.
Berdasarkan novel terlaris dengan nama yang sama, "Kim Ji Young, Born 1982" menceritakan kisah hidup seorang wanita biasa di usianya yang tiga puluhan bernama Kim Ji Young. Film ini juga dibintangi Gong Yoo sebagai suami Kim Ji Young yang diperankan oleh Jung Yu Mi.
Selain Korea Selatan, "Kim Ji Yong: Born 1982" juga telah diekspor dan resmi ditayangkan di 37 negara berbeda di seluruh dunia. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh pihak Lotte Entertainment selaku distributor film. Diantaranya adalah Thailand, Australia, Hongkong, Taiwan, Filipina, Singapura, Malaysia, Vietnam dan Laos.
Dalam film ini Jung Yu Mi, yang memerankan karakter utama Ji Young. Sedangkan Gong Yoo memerankan tokoh suami Ji Young. Ini adalah kisah perjalanan seorang Kim Ji Young dan kenyataan yang dia hadapi selama hidupnya. Meski sempat menuai beragam kontroversi dan penolakan nyatanya film ini berhasil memikat perhatian banyak orang di hari pertama perilisannya di Korea.
Film ini merupakan adaptasi dari novel terlaris di Korea Selatan dengan judul yang sama. Novel fiksi terlaris karya Cho Nam-joo ini sendiri diterbitkan pada 14 Oktober 2016 lalu. Sama seperti novelnya, film ini juga mendapat penolakan keras dari berbagai pihak. Pasalnya dinilai menjadi simbol perjuangan perempuan di tengah masyarakat Korea Selatan yang masih berpegang teguh pada konsep patriarki.






