Efek CGI 'Habibie & Ainun 3' Dikritik Netter, Hanung Bramantyo Berikan Pernyataan Ini
Film 'Habibie & Ainun 3' didukung efek CGI (Computer Generated Image) justru menuai kritik. Sutradara Hanung Bramantyo memberikan pernyataan terkait hal tersebut.
Kanal247.com - Film "Habibie & Ainun 3" telah rilis pada Kamis (19/12) lalu. Pemutaran perdananya pun berhasil menyeret sebanyak 210.000 penonton. Habibie Muda diperankan oleh Reza Rahadian dan Ainun muda diperankan oleh Maudy Ayunda. Film ini adalah prekuel dari kisah Ainun muda.
Film tersebut digarap dengan totalitas, mulai dari tata rias Habibie yang memakan waktu sebanyak 7 jam hingga pengambilan wajah Reza dipotret 360 derajat. Tak hanya itu, sutradara Hanung Bramantyo juga menghadirkan teknologi CGI (Computer Generated Imagery) untuk mendukung film ini.
Namun sayangnya CGI tersebut dikritik oleh netter Twitter. Banyak yang menilai CGI tersebut terlalu "memaksa" tak jarang juga netter membandingkan dengan film-film keluaran Hollywood.
Sebagai sutradara, Hanung memberikan sikap tentang CGI yang digunakan dlam film "Habibie & Ainun 3". Laki-laki lulusan Institut Kesenian Jakarta berpendapat tentang karya tersebut sebagai proses belajar. Ia juga menambahkan film tersebut digarap selama 3 bulan untuk efek CGI.
"Kami ga b’maksud nyamain CGI Hollywood. Dg waktu hy 3 bulan, kami berusaha memberikan yg terbaik. Jelek, norak atau bagus itu resiko. Yang penting kami Bisa belajar. Karena Film adalah ladang belajar. Bukan hy suguhkan hasil. Begitu setidaknya guru2 kami mengajarkan," tulis Hanung di Twitter. Cuitan Hanung tersebut juga menjadi lahan diskusi netter persoalan CGI.
"Bukan mau complain soal hasil sih. Tapi dari tweet nya ada yg mengganjal di saya. Menurut saya seharausnya film yg udah di bioskop bukan tahap belajar lagi," timpal @aditia****. Cuitan tersebut dijawab oleh Hanung, ia menjelaskan bahwa esensi belajar bukan hanya meraih hasil yang maksimal. "Bahkan negeri ini pun masih belajar cara berdemokrasi kok. Karena esensi belajar itu bukan semata meraih sempurna. Tapi berani memulai dan beresiko salah. Dikritik. Dihujat. Untuk memperbaiki diri. Pisss," jawab Hanung.
"Aku kira pas dulu trailernya muncul, tim make up-nya jago banget. Bisa bikin wajah Reza Rahadian jadi look like teenager dengan struktur tulang dan kulit yg sudah terlihat 30an. Eh ternyata ini pake CGI. Hebat mas Hanung, perfilman Indonesia jauh unggul untuk kawasan Asean," tulis @aroma******. "Kalo visual efeknya si Habibie sih kmrn pas nonton terlihat banget. Tapi tetep lumayan bagus lah utk kualitas indonesia bisa bikin seperti itu. Tapi yg bikin saya nganga lebar barusan ternyata set lokasi semuanya itu efeknya.... AWESOME!!! " puji @ryan*****.






