Arif Muhammad 'Mak Beti' Klarifikasi Usai Dianggap Remehkan Gerakan Antirasisme
Dikritik lantaran menggunakan karakter berkulit hitam di tengah maraknya isu rasisme belakangan ini, Arif Muhammad 'Mak Beti' memberikan klarifikasi detail.
Kanal247.com - Akhir-akhir ini, isu rasisme memang tengah mencuri perhatian. Hal tersebut bermula dari tersebarnya video Goerge Floyd yang mendapatkan penganiayaan hingga tewas oleh polisi Amerika Serikat.
Warga Amerika Serikat bahkan melakukan demo untuk keadilan Floyd. Bahkan sederet selebriti ternama ikut geram dengan tindakan rasisme yang kerap didapatkan oleh masyarakat kulit hitam tersebut. Gerakan "Blackout Tuesday" pada 2 Juni kemarin, atau menghentikan aktivitas untuk menentang rasisme pun digalakkan.
Arif Muhammad sang pencipta karakter "Mak Beti" pun sontak mendapatkan kritikan pedas dari seorang selebgram yakni Cindercella lantaran dianggap telah meremehkan gerakan menantang rasisme. Arif memang sempat mengunggah potretnya yang didandani dengan mengubah warna kulitnya menjadi hitam. Arif juga menggunakan tagar "#blackouttuesday" dan "#icantbreath".
Menanggapi kritikan pedas yang dilontarkan oleh Cindercella, Arif tak ragu untuk memberikan penjelasan kepada pemilik akun tersebut. Ia memastikan tidak mempunyai maksud untuk memandang remeh mengenai kasus rasisme yang tengah terjadi. Arif justru bermaksud untuk memberikan dukungan atas gerakan antirasisme melalui akun Instagram pribadinya, @arifmuhammaddd_.
Arif pun menerangkan jika foto yang ia unggah tersebut adalah salah satu karakter ciptaannya yakni "Wak Keling". Arif memastikan jika karakter tersebut ia buat bertahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, Arif tak ragu untuk meminta maaf dan menyebutkan jika ia mungkin memilih waktu yang salah untuk mengunggah.
Arif terlihat mendapatkan banyak pembelaan lantaran permasalahannya tersebut diunggah ulang oleh akun gosip di Instagram, @lambe_turah. "Udah ilang kok postingannya," tulis akun tersebut hari ini, Jumat (5/6). Warganet bahkan menuding Cindercella hanya sekadar panjat sosial dan mengingatkan dengan cara salah.
"Cindercella lagi nyari panggung gak si," seru salah seorang warganet. "Perasaan konten wak keling da lama berkibar deh , pertanyaan nya kenapa baru sekarang hebohnya. Situ sehat? Atau baru nonton. Pengen sentil ginjalnya deh biar ga suka cari sensasi gitu hemmm," ujar lainnya.
"Pansoss bgt lu, dia buat konten udah lama kali. ga pernah nonton ya?? sirik bilang boss," terang lainnya. "Ga gitu mbak caranya, coba di chat baik2 dlu scr personal. kalau mas nya mengabaikan baru angkat ke publik. karna tidak semua isu bisa dipublik kan...u know. mbaknya mau menyadarkan pentingnya isu terkini, tp mbak lupa smpe merendahkan yg mbak kritik pake kata "najis"," timpal lainnya.






