Lidya Pratiwi Bongkar Alasan Ganti Nama Baru, Ungkap Makna Maria Eleanor
Setelah bebas dari penjara, Lidya Pratiwi memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Maria Eleanor. Lidya kemudian mengungkapkan makna di balik nama Maria Eleanor.
Kanal247.com - Nama Lidya Pratiwi sempat tenggelam dari dunia hiburan saat dirinya terjerat kasus hukum. Seperti diketahui, Lidya menerima vonis 14 tahun penjara atas kasus pembunuhan.
Akan tetapi, Lidya telah bebas bersyarat sejak tahun 2013 silam. Sebelumnya, Lidya pun diketahui telah mengganti namanya menjadi Maria Eleanor. Tak hanya itu, Lidya juga disebut kembali memeluk agama Kristen usai dikabarkan pernah menjadi mualaf selama di penjara.
Lidya lantas mengungkapkan alasan mengganti namanya. Ia juga membantah soal adanya kabar yang mengatakan untuk menghilangkan identitas.
"Ganti nama itu bukan menghilangkan identitas, bukan sama sekali," ucap Lidya saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (29/9) seperti dilansir dari detikHOT. "Aku melakukan ganti nama itu karena aku merasa terlalu berat beban yang aku pikul dengan nama lama yang seharusnya tidak menjadi beban."
Dengan nama baru tersebut, Lidya berharap bisa menjalani hidup yang jauh lebih baik lagi. Ia mengaku tak ingin mengingat masa lalunya yang cukup kelam.
"Jadi harapannya dengan ganti nama semua lebih terang," ungkap Lidya. "Semua lebih ringan, semua lebih terbuka, dan tentunya lebih berhati-hati lah."
Wanita berusia 33 tahun ini kemudian mengungkapkan makna nama Maria Eleanor. "Pilihan nama ada konsultasi dengan orang dan juga mencari tahu artinya. Kalau Maria kan pertama juga nggak jauh beda dari Lidya. Jadi secara pengucapan nggak terlalu sulit," ucap Lidya.
"Kedua, Maria itu kan sosok wanita yang tangguh dalam segala cerita. Mudah-mudahan aku tangguh melewati semua ini harapannya seperti itu," pungkas Lidya. "Kalau Eleanor itu sendiri artinya cahaya terang. Jadi berharapnya ke depan terang."
Kasus pembunuhan dan perampokan yang menimpa Lidya muncul akibat ibu dan pamannya, Vince Yusuf dan Tony Yusuf. Mereka disebut merupakan otak dari kekejian kasus pembunuhan itu.






