Pekerja Proyek Gedung Baru Big Hit Entertainment Dilaporkan Jadi Klaster Masal COVID-19
Pekerja pembangunan di gedung baru milik Big Hit Entertainment dilaporkan jadi klaster masal COVID-19, agensi yang menaungi BTS hingga TXT itu akhirnya rilis pernyataan resmi.
Kanal247.com - Sepanjang tahun 2020 ini banyak negara yang mengalami masa sulit karena adanya pandemi COVID-19. Pandemi yang bermula di Wuhan sejak akhir tahun 2019 lalu hingga kini masih terus mengalami peningkatan jumlah kasus yang masif di sejumlah negara termasuk Korea Selatan.
Meski sudah sempat melaporkan jika jumlah pasien positif COVID-19 di Korea Selatan menurun, namun belakangan malah ditemukan sejumlah kasus baru. Banyak kalangan artis yang juga dikonfirmasi terjangkit virus COVID-19 ini seperti member UP10TION hingga Chungha.
Baru-baru ini kabar tak sedap soal COVID-19 juga datang dari industri hiburan Korea Selatan. Kali ini giliran agensi yang menaungi Bangtan Boys(BTS) hingga TXT yang mendapat masalah. Agensi pimpinan Bang Si Hyuk itu dilaporkan sedang mengadakan pembangunan untuk gedung baru mereka.
Pengadakan proyek pembangunan di tengah COVID-19, kabarnya pekerja di proyek tersebut menjadi klaster masal COVID-19. Konstruksi gedung baru Big Hit Entertainment di Yongsan Trade Center di Yongsan. Infeksi massal dimulai ketika kasus pertama dikonfirmasi pada 12 Desember. Hingga saat ini, sebanyak 62 orang dinyatakan positif mengidap virus tersebut.
Sebagai tanggapan, Big Hit Entertainment langsung memberikan penjelasan resminya terkait dengan kasus ini. Mereka memberi tahu penggemar dan publik tentang rencana konstruksi masa depan mereka. Big Hit juga menegaskan akan terus menulusuri kasus COVID-19 di klaster proyek pembangunan mereka hingga tuntas.
"Kami baru-baru ini diberitahu oleh Pusat Pengendalian Penyakit Pusat bahwa infeksi kolektif terjadi di lokasi pembangunan Yongsan Trade Center di Yongsan," jelas Big Hit Entertainment. "Kami telah mengidentifikasi semua karyawan yang mengunjungi lokasi konstruksi hingga tanggal 13 dan memulai pengujian COVID-19 pre-emptive. Kami memberikan manual operasi terperinci kepada kontraktor bangunan dan beroperasi sesuai dengan ketentuan terkait. peraturan. Kami saat ini bekerja dengan otoritas karantina untuk menyelidiki rute infeksi dan akan bekerja sama sebanyak yang kami bisa."






