Para Idol Jadi Korban Editing Video Syur, Blue House Akhirnya Tanggapi Petisi 'RPS'

Foto: Para Idol Jadi Korban Editing Video Syur, Blue House Akhirnya Tanggapi Petisi 'RPS' pexels



Blue House akhirnya memberikan tanggapan mengenai kasus 'Real Person Slash' yang ramai di media sosial, hingga membuat para selebriti populer menjadi korbannya.

Kanal247.com - Pemerintahan Korea Selatan diketahui memang diketahui akan menangani kasus dengan petisi yang telah diisi oleh banyak masyarakat. Pada awal tahun ini, masyarakat Korea Selatan beramai-ramai mengajukan petisi RPS (Real Person Slash/Alpes) kepada Blue House.

Hari ini (10/3), Blue House akhirnya mengatakan dalam petisi publik yang menyerukan hukuman kejahatan seksual seperti mengubah video melalui Deepfake akan ditangani. Blue House menyebutkan akan menggunakan berbagai sistem untuk melacak para pelaku demi menegakkan keadilan.

"Kami akan menggunakan berbagai sistem untuk melacak mereka sampai akhir dan menegakkan keadilan dengan ketat," ucap Ko Ju Hee,kepala Pusat Komunikasi Digital Blue House.

Blue House menyadari bahwa kejahatan seks di ruang digital bisa merusak martabat manusia. Kejahatan ini juga bisa meninggalkan bekas luka yang tidak bisa disembuhkan untuk para korbannya.

"Kejahatan seks di ruang digital merusak martabat manusia dan meninggalkan bekas luka yang tidak dapat diperbaiki. Ini adalah nilai yang ingin dicapai masyarakat kita untuk memberantas semua tindakan yang memberikan pelecehan seksual kepada orang yang bersangkutan," tambahnya.

RPS sendiri merupakan konten yang berhubungan dengan homoseksual dan tindakan seksual lainnya yang dapat diakses dengan mudah melalui media sosial. Bahkan beberapa di antaranya dapat diakses secara gratis dengan mengarah kepada idol pria, beberapa di antaranya di bawah umur.

Selain itu, konten bacaan fiksi seperti idol wanita dengan Deepfake video ilegal yang dimanipulasi secara realistis di mana fitur wajah dalam gambar bisa diganti dengan wajah orang lain mudah dicari melalui situs portal utama. Banyak target pencariannya adalah selebriti wanita Korea Selatan sebagai korban dari Deepfake video ini.

Penjelasan dari Blue House mengenai kasus RPS ini tentu disambut positif oleh masyarakat Korea Selatan mengingat banyaknya korban yang sudah terseret. Tak sedikit pula para idol dan selebriti lainnya yang menjadi korban editing video serta bacaan fiksi ini.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel