Kakao Entertainment-Naver Bersaing Ketat untuk Beli Saham SM Entertainment
Kakao dan Naver tengah berkompetisi untuk mengakuisisi saham di SM Entertainment karena perusahaan yang mampu memperoleh saham di perusahaan hiburan tersebut akan dapat memperoleh keuntungan di pasar K-pop.
Kanal247.com - Kakao Entertainment dan Naver menjadi dua perusahaan besar yang terus bersaing untuk mendapatkan K-content, termasuk webtoon, novel web, dan musik. Tak hanya itu persaingan keduanya juga termasuk mencoba membeli perusahaan melalui M&A (Merger dan Akuisisi).
Belum lama ini Kakao Entertainment dan Naver tengah berkompetisi untuk mengakuisisi saham di SM Entertainment karena perusahaan yang mampu memperoleh saham di perusahaan hiburan tersebut akan dapat memperoleh keuntungan di pasar K-pop. Begitu mereka mendapatkan share, maka dimungkinkan untuk berkolaborasi dengan berbagai artis SM populer seperti EXO, NCT, SHINee, Super Junior, Red Velvet dan aespa. Apalagi baru-baru ini NCT Dream dari SM Entertainment menduduki puncak berbagai tangga musik, termasuk tangga lagu Mingguan Oricon Jepang dengan album penuh pertama mereka "Hot Sauce".
Kakao Entertainment dilaporkan memberikan berbagai skenario kepada SM Entertainment untuk memenangkan pertarungan akuisisi melawan Naver. Kakao Entertainment telah mempresentasikan SM Entertainment tentang potensi sinergi antara kedua perusahaan di masa depan sambil mengusulkan beberapa struktur akuisisi untuk menciptakan harga transaksi yang memuaskan.
Poin kuat lain yang dihadirkan Kakao Entertainment adalah fakta bahwa mereka memiliki pengalaman dalam mengelola dan mengoperasikan label rekaman. Kakao Entertainment memiliki banyak artis populer di bawah mereka, termasuk K.Will, IU, MONSTA X dan Cosmic Girls sebagai penyanyi melalui anak perusahaan mereka, termasuk Starship Entertainment dan PlayM Entertainment. Perlu dicatat juga bahwa perusahaan induk Kakao Entertainment, Kakao, mengoperasikan Melon, platform musik digital top negara. Kakao Entertainment berencana untuk terdaftar di pasar saham domestik (KOSDAQ) atau AS (NASDAQ) awal tahun depan dan saat ini fokus pada peningkatan nilai perusahaan sebelum go public.
Naver juga dikatakan memiliki pengaruh yang cukup besar di pasar K-pop. Tidak hanya menciptakan aplikasi V Live yang memberikan gambaran sekilas tentang kehidupan sehari-hari bintang K-pop, tetapi juga berinvestasi secara agresif pada artis. Salah satu contohnya adalah investasi mereka sekitar 400 miliar KRW (358 juta USD) di beNX, anak perusahaan Hybe Corporation (sebelumnya Big Hit Entertainment). Tahun ini. Naver berencana untuk mengkonsolidasikan aliansi tiga arahnya dengan Hybe dan YG Entertainment. Baru-baru ini, perusahaan juga berupaya untuk meningkatkan struktur bisnis kontennya dengan menargetkan pasar metaverse melalui anak perusahaannya Naver Jet. Keuntungan lainnya adalah kemampuan M&A miliknya cukup besar, seperti melakukan M&A besar tanpa penasihat keuangan dari luar.
Perhatian juga tertuju pada dampak akuisisi saham terhadap harga saham SM Entertainment. Harga saham SM Entertainment, yang telah berfluktuasi dalam kisaran 20.000 KRW (sekitar 23 USD), baru-baru ini melampaui 40.000 KRW (36 USD) berdasarkan peningkatan penjualan album dan pendapatan yang kuat. Harga penutupannya pada tanggal 26 adalah 42.250 KRW (37,83 USD), dan kapitalisasi pasarnya mendekati 1 triliun KRW (900 juta USD).
Kakao Entertainment juga menunjukkan niatnya untuk berinvestasi di SM Studios, yang rencananya akan diluncurkan pada tanggal 28. Itu juga mempertimbangkan cara untuk melakukan investasi bersama dengan Tencent China. SM Entertainment diperkirakan akan meningkatkan daya tawar dengan mengintegrasikan dan mengelola bidang drama, hiburan, dan media baru melalui SM Studio.






