Jadi Korban Manipulasi Suara, Begini Kabar Lee Hae In eks Kontestan 'Idol Class'
Setelah dilaporkan bahwa produser 'Idol Class' dijatuhi hukuman penjara karena melakukan manipulasi suara serta skandal lainnya, keadaan Lee Hae In yang merupakan korban manipulasi suara kembali menjadi sorotan.
Kanal247.com - Bergabung dalam sebuah ajang pencarian bakat merupakan salah satu cara untuk memulai karier sebagai seorang idola. Namun, untuk menjalaninya butuh kesabaran yang tidak bisa dilakukan dengan instan.
Seperti ajang "Idol School" Mnet yang menimbulkan banyak skandal karena manipulasi suara yang mengakibatkan para kontestan yang seharusnya debut justru kehilangan kesempatan emasnya. Setelah penyelidikan panjang terhadap kasus ini, dilaporkan bahwa kepala produser "Idol School" kini telah dijatuhi hukuman satu tahun penjara.
Di samping kabar penegakan hukum yang ditujukan kepada produser tersebut, salah satu kontestan "Idol School" yang tidak akan pernah mendapatkan kembali kesempatannya, Lee Hae In kini memiliki nasib lain. Sejak awal acara ini dimulai, Lee Hae In merupakan salah satu kontestan yang sangat populer. Di episode pertama, ia bahkan menempati peringkat 1 secara keseluruhan dan berada di dua teratas selama beberapa minggu. Namun, sejak episode lima dan seterusnya posisi Lee Hae In ini turun secara drastis. Pada episode keenam, ia keluar dari peringkat sembilan dan akhirnya tersingkir dari "Idol School" di final.
Saat itu, banyak netizen yang tidak terima dan meluncurkan petisi yang menuntut kebenaran tentang mengapa Lee Hae In yang saat itu berusia 23 tahun tidak berhasil masuk menjadi bagian fromis_9. Lee Hae In sendiri mengatakan kepada PD Note MBC bahwa dirinya didiskualifikasi dari acara tersebut karena produsernya telah memutuskan siapa saja line up fromis_9 terlepas dari suara akhir.
Lee Hae In juga membuat beberapa pernyataan mengejutkan tentang "Idol School". Mantan kontestan ini mengungkapkan bahwa para anggota mengalami kondisi hidup yang tidak aman yang menyebabkan ruam kulit, dan peserta trainee berusia 12 tahun dibiarkan menangis karena kelaparan. Ia juga mengatakan jka para kontestan melakukan syuting pada jam yang tidak masuk akal, termasuk jam 4 pagi. Selain itu, para peserta trainee bahkan memecahkan jendela untuk melarikan diri karena korban fisik.
Lee Hae In pun menjadi saksi atas skandal "Idol Class" tersebut meski karier Lee Hae In tidak berjalan dengan mulus. Ia juga mengungkapkan jika CJ ENM berjanji untuk mendebutkannya di grup lain bernama Idol School Class 1 dengan menanda tangani kontrak namun ternyata tidak juga terwujud.
Mengalami perjalanan karier yang tidak mudah pada akhirnya membaik. Pada Juli 2020, ia menanda tangani kontrak dengan agensi barunya yaitu Big Ocean ENM. Ia pun dapat melakukan debut solonya pada November 2020 dengan single "Santa Lullaby".






