Tengah Sakit Karena Terpapar Covid-19, Istri Alfath Fathier Justru Alami KDRT
Nadia Christina mengaku mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga yang diduga dilakukan oleh sang suami, Alfath Fathier. Nadia bahkan mendapatkan kekerasan itu saat tengah sakit akibat Covid-19.
Kanal247.com - Istri Alfath Fathier, Nadia Christina membuat pengakuan mengejutkan di media sosial. Pasalnya, Nadia mengaku telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan sang suami.
Awalnya, Nadia mempertanyakan bagaimana jika sedang terpapar virus Covid-19, bukannya disayang melainkan justru dianiaya. Meski tak menyebut siapa orang yang dimaksud, namun ia seolah menyiratkan sang suami melakukan KDRT itu.
"Sharing dong, kalau istri lagi Covid, terus malah di-KDRT, apa yang kalian lakukan?" tanya Nadia Christina kepada para pengikutnya di Instagram.
Selain itu, Nadia mengaku salah karena selama ini sudah percaya jika Alfath bisa berubah dari KDRT yang dilakukannya. Sebab sebelum bersama Nadia, pesepakbola Persija Jakarta itu sempat dikabarkan melakukan KDRT kepada sang mantan istri, Rizky Ratu Nabila.
"Di sini aku yang salah kok, sudah percaya bahwa seseorang akan berubah. Ternyata tidak," kata Nadia Christina. "Buat kalian yang baca, seseorang bilang ‘aku akan berubah’ jangan percaya ya, cukup percayalah kalau Covid itu ada."
"Kalian yang keras dari awal suruh untuk tinggalin. Tapi aku percaya dia akan berubah. Untuk kalian yang baca, dengarkan apa kata orang tua dan sahabat. Jangan batu ya guys," sambung Nadia Christina.
Selanjutnya, Nadia mengaku sering mendapatkan perlakuan kasar hingga membuatnya trauma. Nadia bahkan saat sakit pun mendapat perlakuan kurang menyenangkan.
"Iya sudah sering di-KDRT tapi kali ini sudah habis kesabaran. Aku trauma, dia pura-pura bahagia. Jahat sekali," ujar Nadia Christina. "Tau kan rasanya demam Covid? Sesak nafas Covid? Mental yang lemah saat Covid? Malah di-KDRT sampai wajah enggak berbentuk."
Lebih lanjut, Nadia Christina mengaku sudah meninggalka Alfath Fathier. Ia bahkan akan membawa kasus ini ke ranah hukum. "Sudah ditinggalin, tinggal dilaporin," pungkas Nadia Christina.






