Seram, 5 Hewan Langka Ini Berwujud Seperti Monster

Foto: Seram, 5 Hewan Langka Ini Berwujud Seperti Monster



Tak hanya berwujud seram, hewan-hewan langka ini memiliki keunikan tersendiri.

Kanal247.com - Ada banyak jenis hewan yang hidup berdampingan dengan kita. Bentuk dan sifatnya pun bermacam-macam. Mulai dari yang lucu dan menggemaskan, sampai yang buas dan seram. Kalau hewan lucu kita sudah biasa melihatnya di sekeliling kita, tapi kalau yang seram-seram seperti ini, mungkin kamu belum pernah melihatnya. Simak hewan-hewan berbentuk seram yang tampak seperti monster berikut ini.

1. Aye-aye

Aye-aye

Dengan rambut acak-acakan, mata yang sangat terang dan melotot, ditambah bentuk telinga yang lebar, aye-aye dapat dengan mudah membuat seseorang ketakutan. Mengutip National Geographic, mamalia kecil yang terancam punah ini hanya dapat ditemukan di pulau Madagaskar. Aye-aye tinggal di hutan hujan pulau dan menghabiskan hidup mereka di pepohonan. Aye-aye juga merupakan primata penggali larva serangga yang berlarian di bawah kulit kayu. Makhluk mungil yang biasanya berwarna coklat tua atau hitam ini merupakan satu-satunya primata yang diketahui menggunakan echolocation untuk menemukan mangsa mereka.

2. Star-nosed Mole

Star-nosed Mole

Tikus tanah bermoncong aneh ini terlihat mengerikan. Moncongnya ini mengingatkan kita pada seekor gurita kecil. Tapi meskipun begitu, moncong anehnya ini cukup berguna bagi kehidupannya. Tikus tanah ini buta, dan moncong tersebut membantunya untuk menemukan dan menangkap serangga, cacing, dan ikan kecil yang mereka sukai. Saat mendekati sesuatu yang menarik, dia mulai menyelidiki dengan tentakel luarnya. Kemudian sensor dalamnya menentukan apakah benda itu enak untuk dimakan. Moncongnya ini merupakan organ yang sensitif, dengan lebih dari 100.000 saraf, dan diisi lebih dari 25.000 reseptor sensorik yang digunakan menavigasi jalannya melalui terowongan bawah tanah.

3. Squid ('Promachoteuthis sulcus')

Squid ('Promachoteuthis sulcus')

Jika kamu berpikir taring Dracula itu menyeramkan, lihatlah pada cumi-cumi berjenis Promachoteuthis Sulkus ini. Gigi yang tampak aneh dan seram, beberapa orang melihatnya seperti gigi palsu orang tua. Mengejutkannya, itu sebenarnya bukanlah gigi, melainkan satu set bibir yang menutupi paruhnya. Hewan laut yang berdiam jauh di bawah permukaan laut ini juga memiliki tiga baris pengisap pada setiap lengan. Para peneliti tidak tahu mengapa Promachoteuthis sulkus memiliki bibir yang meliputi paruhnya, karena hanya satu spesimen cumi-cumi ini yang pernah diidentifikasi. Hal ditangkap oleh kapal penelitian Jerman sekitar 6.000 kaki (1.829 meter) turun di kedalaman suram dari Samudra Atlantik selatan.

4. Japanese Spider Crab

Japanese Spider Crab

Sekilas penjepitnya akan membuatmu gemetar. Itu karena kuku kepiting laba-laba Jepang ini yang sangat besar, kuat dan diketahui bisa menyebabkan luka serius. Kepiting besar ini memiliki rentang kaki yang bisa mencapai 12 kaki (4 meter). Hewan ini ditemukan pada tahun 1836, berada jauh di dasar laut, biasanya pada kedalaman sekitar 490 sampai 980 kaki (149 sampai 299 meter). Kepiting ini diyakini memiliki umur sekitar 100 tahun. Mereka pun akan menggunakan makanan dan lingkungannya untuk menyamarkan diri dari predator. Hanya satu perikanan Jepang yang memiliki keberanian untuk memanennya. Di beberapa bagian Jepang, kepiting laba-laba ini dianggap sebagai kelezatan.

5. Anglerfish

Anglerfish

Dunia alam adalah rumah bagi lebih dari 300 spesies ikan anglerfish. Di antara kaki mereka yang terbalik dan menganga, gigi seperti jarum dan perut yang bisa untuk mencerna mangsa dua kali ukurannya, kamu akan bertanya-tanya, bagaimana cara mereka bisa memakannya? Jawabannya terletak pada kamuflase pandai dan tipu muslihat fisiologi: tulang belakang yang berkembang yang menonjol seperti lentera dan bertindak sebagai umpan berpendar, menarik ikan lain ke dalam jebakan mereka. Praktik kawin mereka pun mengerikan. Pada 25 spesies, sekali anglerfish jantan yang relatif kecil memberi pasangannya untuk menjadi camilan cinta, tubuhnya secara fisik menyatu dengan bibirnya. Saat dia terserap, dia kehilangan mata dan siripnya, menyatukan peredaran darahnya dengan plumpingnya.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel