5 Alasan Mengapa Wanita Lebih Mudah Depresi Daripada Pria

Foto: 5 Alasan Mengapa Wanita Lebih Mudah Depresi Daripada Pria



Dr. Paul J. Rosch dari Amerika mengatakan, wanita lebih sering mengalami perubahan level hormon yang terhubung dengan gejala depresi.

Kanal247.com - Stres dapat timbul karena banyak hal. Mulai dari pekerjaan, tugas pendidikan, pergaulan sosial, bahkan keluarga. Apabila dibiarkan, bisa berujung pada depresi yang dapat melemahkan kesehatan mental dan tubuh. Fakta lain yang terungkap dari stres adalah, wanita lebih sering mengalami stres daripada pria. Studi juga menunjukkan kalau kaum hawa mengalami anxiety disorder atau keinginan untuk bunuh diri 3 kali lebih banyak daripada kaum adam. Mengapa hal ini bisa terjadi? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Perbedaan Hormon

Perbedaan Hormon

Dr. Paul J. Rosch, Chairman of the Board of The American Institute of Stress dalam tulisannya di Stress.org, mengatakan kalau wanita lebih sering mengalami perubahan level hormon yang terhubung dengan gejala depresi, seperti saat haid, setelah melahirkan, maupun menopause. Wanita juga cenderung mengalami hipotiroidisme yang berkaitan dengan depresi.

2. Lebih Rentan Secara Genetika

Lebih Rentan Secara Genetika

Berdasarkan suatu studi tentang kembar identik dan fraternal, wanita memiliki kerentanan genetik yang lebih besar terhadap depresi daripada pria. Hal ini menyebabkan wanita lebih sering mengalami stres dan depresi.

3. Cenderung Terlibat Hubungan Personal

Cenderung Terlibat Hubungan Personal

Wanita cenderung lebih sering terlibat dalam hubungan personal, seperti pekerjaan dan keluarga. Namun hal itu menjadikan mereka stres saat berjalan kacau. Penelitian besar di Eropa menunjukkan adanya peningkatan depresi pada wanita paruh baya karena adanya tekanan dari lingkungannya. Selain itu, wanita usia 25-40 cenderung mengalami depresi 3-4 kali lebih mudah daripada pria.

4. Hidup Lebih Lama

 Hidup Lebih Lama

Diketahui bahwa wanita hidup lebih lama daripada pria. Sementara usia yang sangat tua sering berhubungan dengan rasa kehilangan dan kesepian, kesehatan fisik yang lemah, serta faktor lain yang mengarah pada depresi.

5. Rentan Mengalami Sindrom SAD

Rentan Mengalami Sindrom SAD

Wanita 4 kali lebih sering mengalami Seasonal Affective Disorder (SAD) ketimbang pria, dan ini akan sering terjadi jika seseorang hidup di daerah jauh dari garis Ekuator bumi. Contohnya terjadi di kota Tromso, Norwegia, yang berjarak 200 mil dari Lingkar Arktik. Saat menjalani musim dingin panjang, warga akan mengalami kelelahan dan penurunan konsentrasi yang mengarah pada depresi, terutama pada wanita.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel