Inilah 5 Festival Teraneh di Dunia, Penasaran?

Foto: Inilah 5 Festival Teraneh di Dunia, Penasaran?



Festival yang ada di berbagai belahan dunia ini akan membuatmu terheran-heran jika mengetahuinya.

Kanal247.com - Setiap kota di dunia memiliki festival masing-masing. Festival merupakan cara bagus untuk menarik minat masyarakat agar mau berkumpul. Biasanya festival berkaitan dengan hiburan, kuliner, ataupun sejenisnya. Namun, ada beberapa festival yang terbilang aneh di luar sana. Berikut lima festival yang bakal membuatmu terheran-heran mendengarnya.

1. Festival Konaki Sumo

Festival Konaki Sumo

Festival Konaki Sumo diadakan pada bulan April di Kuil Sensoji di Tokyo, Jepang. Konak berarti "menangis", dan ada banyak yang menangis selama festival berlangsung. Dua sumo saling berhadapan memegang bayi untuk melihat yang mana yang menangis lebih dulu. Seorang juri berdiri mengamati di antara mereka, dan jika keduanya kebetulan menangis pada saat bersamaan, maka yang lebih keras adalah pemenangnya.

Ada sekitar 100 bayi yang masuk setiap tahun selama 400 tahun terakhir dalam festival ini. Meski terdengar aneh, ternyata ada tujuan positif di baliknya Hal ini dimaksudkan sebagai ritual untuk mendoakan kesehatan bayi. Orang Jepang percaya bahwa semakin keras bayi itu menangis, semakin banyak berkat Tuhan yang akan dia terima.

2. Festival Tunarama

Festival Tunarama

Setiap Januari pada akhir pekan, kota Port Lincoln di Australia Selatan memberi penghormatan kepada ikan tuna lewat Festival Lincoln Tunarama. Festival ini mencakup beragam hiburan keluarga, termasuk live music, kembang api, dan berbagai wahana. Hal yang paling terkenal dari festival ini adalah kejuaraan dunia Tuna Toss. Orang-orang dari berbagai belahan dunia berkompetisi dalam melempar ikan tuna seberat 22 pon. Pemenangnya adalah siapa yang terjauh dan dia akan menerima hadiah uang tunai cukup besar.

3. Festival Prasmanan Monyet

Festival Prasmanan Monyet

The Monkey Buffet Festival diadakan setiap tahun di Lopburi, Thailand, tepat di utara Bangkok. Komunitas yang mengadakan festival ini menyajikan perjamuan menakjubkan dari buah-buahan, sayuran, roti, permen dan bahkan soda di atas meja di depan kuil untuk para monyet yang menjadi peserta. Mereka memperkirakan bahwa ada sekitar 8819 pon makanan yang disajikan kepada 3000 monyet yang tinggal di wilayah ini.

Di festival ini biasanya juga dipamerkan karya seni berbau monyet, mulai musik, tarian, sampai pahatan. Banyak pula orang berdandan dan berkostum seperti monyet di festival ini. Festival aneh ini pertama diluncurkan pada tahun 1989 dengan tujuan semula untuk menarik minat wisatawan. Festival ini pun berhasil menyedot ribuan orang untuk menjadi penonton.

4. Festival El Colacho

Festival El Colacho

Festival yang tak kalah aneh adalah festival yang melibatkan bayi-bayi tak berdosa di Burgos, Spanyol. Festival ini melibatkan pria dewasa yang melompati bayi. Tindakan itu sendiri dikenal sebagai El Salto del Colacho, yang berarti "lompatan setan", dan dimulai pada tahun 1620. Bayi-bayi diletakkan di atas kasur di tengah jalan, kemudian pesertanya berkostum khas warna merah dan kuning, akan berkompetisi melompati bayi-bayi itu. Tujuannya adalah untuk membersihkan bayi dari dosa dan melindungi mereka dari penyakit dan kejahatan sepanjang hidup mereka.

5. Festival Lumpur Boryeong

Festival Lumpur Boryeong

Di kota Boryeong, Korea Selatan, jutaan pengunjung datang setiap musim panas untuk bermain di lumpur. Festival ini pertama diluncurkan pada tahun 1996 dalam upaya mempromosikan kosmetik yang berasal dari lumpur, yang dikemas dengan mineral dan diduga memiliki sejumlah khasiat penyembuhan. Ada juga hiburan langsung dan hal-hal lain untuk dinikmati oleh para partygoers yang kotor, seperti pijat, akupunktur, dan perawatan kecantikan menggunakan produk lumpur Boryeong. Dari festival ini, ada situasi sial di tahun 2009 di mana sekelompok anak sekolah mengalami ruam kulit setelah bermain-main di lumpur.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel