Idul Adha Telah Tiba, Inilah 7 Fakta Menarik di Dalamnya

Foto: Idul Adha Telah Tiba, Inilah 7 Fakta Menarik di Dalamnya



Apa yang telah dilakukan Nabi Ibrahim secara simbolis diikuti umat muslim di seluruh dunia dengan mengorbankan ternak berupa sapi, kerbau, unta, domba, atau kambing.

Kanal247.com - Tak terasa kita kembali menyambut datangnya Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Hari yang spesial karena di mana-mana kita bisa melihat penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan ke sesama. Idul Adha sendiri dimaknai sebagai pengingat peristiwa Nabi Ibrahim, yang patuh pada perintah Tuhan. Apa yang telah dilakukan Nabi Ibrahim ini secara simbolis diikuti umat muslim di seluruh dunia dengan mengorbankan ternak berupa sapi, kerbau, unta, domba, atau kambing. Berikut 7 fakta menarik tentang perayaan Idul Adha yang perlu kamu ketahui.

1. Dikenal Juga dengan Idul Qurban dan Idul Kabir

Dikenal Juga dengan Idul Qurban dan Idul Kabir

Idul Adha sering disebut juga dengan Idul Qurban atau Idul Kabir. Disebut demikian karena Idul Adha merupakan perayaan untuk memperingati peristiwa sejarah yang sangat penting bagi umat Islam. Dahulu, Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih anaknya sendiri, yaitu Nabi Ismail.

Pada hari itu, Nabi Ibrahim sedang diuji keikhlasannya dalam menaati perintah Tuhan. Namun, karena Nabi Ibrahim merupakan hamba yang sangat beriman dan patuh pada perintah Penciptanya, ia melaksanakan pengorbanan tersebut dengan tulus ikhlas. Saat penyembelihan itulah, Allah mengganti tubuh Nabi Ismail dengan seekor domba. Itulah mengapa hari raya ini disebut hari raya kurban.

2. Dirayakan Setiap Bulan Dzulhijjah

Dirayakan Setiap Bulan Dzulhijjah

Perayaan Idul Adha jatuh pada bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijjah. Bulan Dzulhijjah merupakan bulan ke-12 dalam sistem penanggalan Islam berdasarkan pergerakan bulan. Tapi, kini sehari-hari kita menggunakan kalender atau sistem penanggalan Masehi.

Sistem penanggalan seperti ini disebut juga dengan kalender Gregorian. Kalender Masehi didasari dengan pergerakan matahari. Maka dari itu, perayaan Idul Adha selalu maju sebanyak 11 hari setiap tahunnya, disesuaikan dengan penanggalan Islam yang jumlah harinya berbeda dengan kalender Masehi.

3. Melaksanakan Ibadah Shalat Idul Adha Pada Pagi Hari

Melaksanakan Ibadah Shalat Idul Adha Pada Pagi Hari

Sebelum melaksanakan proses pemotongan hewan-hewan kurban, semua umat Muslim melaksanakan ibadah Shalat Idul Adha dua rakaat dulu pada pagi hari. Shalat dilakukan secara berjemaah di Masjid ataupun lapangan luas. Shalat ini dilakukan saat matahari sudah terbit di pagi hari.

4. Pembagian Daging Kurban

Pembagian Daging Kurban

Biasanya ada aturan pembagian daging kurban. Daging hewan yang dikurbankan harus dibagi menjadi tiga. 1/3 daging kurban diberikan untuk keluarga inti dari orang yang berkurban, satu porsi daging kurban diberikan kepada kerabat, tetangga, dan sahabat dekat, serta porsi lainnya yang terbanyak, disedekahkan untuk fakir miskin yang membutuhkan.

5. Hewan yang Dikurbankan Berbeda-beda Tiap Negara

Hewan yang Dikurbankan Berbeda-beda Tiap Negara

Seseorang yang akan berkurban biasanya telah membeli hewan untuk kurban beberapa hari sebelum hari Idul Adha tiba. Hewan yang dibeli berbeda-beda, bisa kambing atau sapi, tergantung orang yang ingin berkurban. Tapi, tidak di semua negara hewan yang dikurbankan adalah sapi atau kambing.

Untuk negara-negara di Timur Tengah, hewan yang dikurbankan biasanya adalah unta, atau bisa juga mengurbankan domba. Ini dikarenakan jenis hewan yang dikurbankan biasanya memang disesuaikan dengan letak geografis dan kebiasaan konsumsi masyarakat di tempatnya masing-masing.

6. Pergi ke Tanah Suci Bagi yang Mampu

Pergi ke Tanah Suci Bagi yang Mampu

Selama bulan Dzulhijjah yang tepat dengan perayaan Idul Adha ini, semua umat muslim melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu, yakni di Mekkah, Saudi Arabia. Semua umat muslim tersebut beramai-ramai melaksanakan ibadah haji selama lebih dari satu bulan di tanah suci sekaligus merayakan Idul Adha di sana. Maka dari itulah Idul Adha sering disebut juga dengan Hari Raya Haji.

7. Tradisi Silaturahmi

Tradisi Silaturahmi

Seperti saat perayaan Idul Fitri, pada Idul Adha orang-orang yang merayakannya juga melakukan tradisi silaturahmi. Bisa berkunjung ke rumah saudara, tetangga, atau teman terdekat. Biasanya orang yang lebih muda yang akan mendatangi kerabat atau teman yang lebih tua untuk berkumpul. Makanan dan minuman pun dihidangkan untuk menyambut para tamu.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel