Waspada Penawaran Paket Umrah Murah, Berikut 4 Tips Agar Terhindar dari Penipuan
Marak penipuan umrah dengan iming-iming harga murah, yang ditutupi dengan branding seolah bonafide dan amanah sehingga membuat masyarakat terkecoh.
Kanal247.com - Adanya kebutuhan masyarakat untuk umrah sebagai serangkaian ibadah di Tanah Suci menjadi peluang usaha yang menggiurkan bagi usaha biro perjalanan umrah dan haji. Perputaran uangnya begitu besar, ratusan juta bahkan sampai triliunan. Persaingan usaha akhirnya tak terelakkan lagi antara biro perjalanan satu dengan yang lainnya, salah satunya persaingan dari sisi penawaran paket murah untuk menarik minat calon jemaah.
Namun belakangan kita ketahui, marak penipuan umrah dengan iming-iming harga murah. Hal itu ditutupi dengan branding yang seolah bonafide dan amanah sehingga membuat masyarakat terkecoh. Masyakarat pun terlena dan akhirnya mengalami kerugian dan kekecewaan.
Sejauh ini, tercatat ada 12 perusahaan travel umrah yang kegiatannya telah dilarang karena tidak berizin dan berisiko merugikan masyarakat. Salah satu di antaranya adalah PT. First Anugerah Karya Wisata (First Travel). Agar tak terjebak pada kasus gagal berangkat seperti jemaah First Travel, simak tipsnya berikut ini.
1. Skeptis
Jangan mudah percaya pada setiap tawaran promo umrah murah yang datang. Apalagi bila biaya yang ditawarkan jauh lebih murah dari biaya wajar berangkat umrah, yakni berkisar di harga Rp 20-23 juta per orang. Bila ada biro perjalanan menawarkan biaya umrah di bawah batas wajar, maka teliti dahulu komponen harga apa saja yang membuat biaya umrah bisa lebih murah. Misalnya harga tiket pesawat, biaya penginapan, dan transportasi. Pastikan biaya umrah tetap wajar dan masuk akal. Namun jika sudah tidak masuk akal, maka pilihan terbaik adalah menolaknya.
2. Hindari Tawaran Individu
Tawaran pergi umrah dengan biaya murah bisa datang dari mana saja, termasuk tetangga, rekan kerja, orang tak dikenal, atau bahkan keluarga sendiri. Namun cobalah untuk menghindari promo individu secara door to door semacam ini. Lebih baik datang langsung ke kantor agen perjalanan atau asosiasi penyelenggara umrah untuk meminta penjelasan lengkap promo umrah murah yang ditawarkan.
3. Cek Izin dan Rekam Jejak
Jangan langsung tergiur dengan biaya murah yang ditawarkan agen perjalanan umrah. Cek dengan teliti apakah biro perjalanan itu sudah memiliki izin atau belum dari Kementerian Agama (Kemenag). Saat ini, bisnis travel umrah masih menjanjikan keuntungan besar. Hal ini membuat banyak perusahaan biro perjalanan travel umrah tumbuh bak jamur hingga ada yang tak berizin. Selain pengecekan izin, perlu juga dicek rekam jejaknya. Cek pula asosiasi penyelenggara haji atau umrah tempat biro perjalanan tersebut bernaung. Dari sana, carilah informasi seputar biro perjalanan tersebut. Hindari menerima tawaran umrah murah dari biro perjalanan yang bermasalah. Misalnya biro perjalanan yang kerap batal memberangkatkan calon jamaah dengan alasan tertentu.
4. Unduh Aplikasi Umrah Cerdas
Perkembangan teknologi membuat segalanya menjadi lebih praktis. Kini tak perlu bingung mencari berbagai informasi seputar umrah. Semua bisa didapatkan atau diketahui dari gadget masing-masing. Cobalah mengunduh aplikasi Umrah Cerdas di Google Play Store. Melalui aplikasi yang diluncurkan Kemenag ini, calon jamaah umrah bisa mengecek jadwal keberangkatan, biro perjalanan legal, info kesehatan, hingga panduan doa manasik. Bahkan, calon jamaah juga bisa membuat pengaduan kepada Kemenag seputar penyelengaraan ibadah umrah melalui aplikasi tersebut.
- Halaman Utama
- :
- 1
- 2
- 3
- 4






