Eksotisnya Laras Sekar Arum, Model Asal Balikpapan Melenggang di Panggung Paris Fashion Week
Meski pendatang baru, model berusia 19 tahun ini berhasil terpilih mewakili rumah mode papan atas, Yves Saint Laurent.
Kanal247.com - Indonesia patut bangga memiliki sosok Laras Sekar Arum. Ia merupakan model asal Balikpapan yang kini mendunia. Berawal dari foto-foto polaroid yang diunggah ke Instagram, model berusia 19 tahun ini kemudian dapat berkarier di kancah internasional. Awalnya, seseorang dari Ford Models menemukan foto Laras melalui explore di Instagram. Ia kemudian tertarik dan mencoba menghubungi Laras lewat e-mail. Laras lantas mendapat tawaran untuk mewakili Indonesia di ajang fashion show dunia.
1. Cita-Cita Sejak Dulu
Menjadi seorang model adalah cita-cita laras sejak dulu. Setelah lulus SMA di umur 17 tahun, Laras pindah ke Jakarta dan bergabung di agensi Native Models ID. "Awalnya untuk ibuku sih susah mendukung dan menerima aku akan pergi jauh lagi. Tapi akhirnya mendukung sih dan bangga dengan apa yang sudah aku capai," ujarnya.
2. Muncul di Paris Fashion Week Mewakili Yves Saint Laurent
Selain sudah banyak muncul di berbagai majalah fashion bergengsi, belum lama ini Laras berhasil menjadi salah satu model pendatang baru yang terpilih untuk melenggang di panggung runway. Ia mewakili rumah mode papan atas, Yves Saint Laurent, di ajang Paris Fashion Week.
3. Sempat Menimbulkan Kontroversi
Penampilannya di panggung Paris Fashion Week sempat menimbulkan kontroversi, terlebih ketika ia berjalan dengan mengenakan busana yang cukup berani. "Mencoba profesional sih dan aku sudah tahu apa pekerjaan yang aku jalani, dan risiko untuk mendapatkan baju-baju seperti itu tuh sudah pasti. Jadi waktu aku dapat baju itu, aku enggak komplain. Aku lebih berpikir, aku jalan untuk YSL jadi kayak, okay, I will do this. (Ini) bukan pakaian yang dipakai sehari-hari," jelasnya.
4. Perjuangan Berkarier di Luar Negeri
Menurut Laras, satu hal yang membedakan ketika ia berkarier sebagai model di luar negeri adalah ia diharuskan mengikuti casting untuk mendapatkan setiap pekerjaan. "Di Indonesia kebanyakan kita direct booking. Sedangkan di luar negeri kita berusaha datang casting, ketemu dengan klien, harus menunggu lama untuk ketemu mereka dan melewati prosesnya," ungkapnya.
5. Ingin Memotivasi Para Model Indonesia
Dari pengalamannya, Laras ingin memotivasi para model di Indonesia yang juga ingin bisa menembus kancah internasional seperti dirinya. "Jadi mungkin pertama itu fokus, fokus sama apa yang kamu jalani, terus postur badan, harus tahu kalau jadi model itu harus benar-benar menjaga badannya, harus punya good attitude," tutur Laras.






