Empat Bulan Terjebak di Samudera

Empat Bulan Terjebak di Samudera

Dalam kondisi yang mustahil, orang-orang ini seakan mendapat keajaiban hingga mampu bertahan hidup.

Pada November 1942, sebuah kapal dagang Inggris, Benlomond, meninggalkan Cape Town, Afrika Selatan dalam sebuah perjalanan melintasi Atlantik untuk mengambil kargo di Paramibo di Guyana Belanda yang sekarang menjadi negara Suriname. Tapi, saat kapal itu menempuh jarak 750 mil (1.207 kilometer) di lepas pantai Amerika Selatan, kapal tersebut diledakkan oleh kapal U-Jerman dan tenggelam. Satu-satunya yang selamat adalah seorang pelaut Cina berusia 24 tahun bernama Poon Lim yang melompat ke laut.

Berjuang ke permukaan, Lim berhasil menemukan sebuah rakitan kapal. Yang lebih ajaib lagi, ia menemukan sebuah tangki air dan beberapa kaleng makanan di antara reruntuhan yang mengambang. Dia melakukan improvisasi memancing untuk menangkap lebih banyak makanan. Lim terjebak selama 133 hari, sampai dia diselamatkan oleh nelayan Brasil 10 mil (16 kilometer) di lepas pantai. Ini adalah salah satu survival yang terlama di laut. Sebuah surat kabar lokal melaporkan, bahwa Poon kehilangan berat badan hingga 30 pound (14 kilogram), ia mengalami sakit perut yang diyakini dokter sebagai hasil makan ikan mentah. Poon beremigrasi ke A.S. setelah berakhirnya Perang Dunia II. Dia bekerja dengan Amerika Serikat Lines, dan pensiun sebagai kepala pelayan pada tahun 1983. Dia meninggal pada tahun 1991.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel