Tersesat di Padang Pasir
Dalam kondisi yang mustahil, orang-orang ini seakan mendapat keajaiban hingga mampu bertahan hidup.
Pada tahun 1994, seorang atlet pentathlon asal Italia bernama Mauro Prosperi terjebak di padang pasir, dan hanya memiliki persediaan setengah botol air. Dia terpaksa meminum air kencingnya sendiri. Dua hari kemudian, dia terhuyung-huyung ke sebuah tempat peristirahatan dan melihat beberapa kelelawar. Prosperi mencengkeram beberapa ekor kelelawar, memotong kepala mereka dengan pisau, lalu mengisap isi perut mereka untuk meminum darah mereka.
Ketika tiga hari berlalu tanpa ada tanda penyelamatan, dia menggorok pergelangan tangannya dan menunggu untuk mati, tapi darahnya menebal karena dehidrasi sehingga tidak mengalir. Prosperi menganggap ini sebagai pertanda bahwa dia harus tetap bertahan dan mulai berjalan melintasi padang pasir. Pada hari ke delapan, dia menemukan sebuah oasis dan akhirnya minum air. Keesokan paginya, dia melihat beberapa gembala yang memanggil penyelamat.
- Halaman Utama
- :
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5






